Toyota Prediksi Penjualan Mobil Akan Berangsur Pulih Kembali

Toyota Prediksi Penjualan Mobil Akan Berangsur Pulih KembaliSahabat Toyota Bandung, Pandemi virus Corona (COVID-19) banyak mempengaruhi penjualan mobil. Pembatasan sosial, daya beli yang minim hingga pabrik yang libur panjang untuk menekan penularan virus di seluruh dunia menjadi penyebab penurunan penjualan mobil.

Toyota Prediksi Penjualan Mobil Akan Berangsur Pulih Kembali

Kini beberapa negara mulai melonggarkan aturan lockdown atau pembatasan sosial. Di tengah new normal, warga dunia bisa beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kondisi new normal itu sedikit banyak membantu mendongkrak penjualan mobil. Pabrikan asal Jepang, Toyota, melaporkan pemulihan penjualan mobil globalnya pada Juli 2020. Alhasil, penjualan mobil sepanjang Januari-Juli 2020 tidak terlalu drastis penurunannya.

Toyota melaporkan, penjualan global pada Juli 2020, termasuk merek Daihatsu dan Hino sebagai anak usahanha, hanya turun 12% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Hal itu diklaim sebagai pemulihan yang cepat dibanding prediksi sebelumnya.

Baca Juga : Perbedaan Fitur Toyota Corolla Cross di RI dengan Thailand

Pemulihan penjualan mobil ini didukung oleh peningkatan penjualan mobil di China yang naik 19,1%, Eropa 14,5%, penurunan di Amerika yang hanya 19% dan Jepang turun 17%. Sebagai catatan, pada Juni lalu, performa penjualan mobil di China naik 22,8%, Amerika turun 26,2%, Eropa minus 11,5% dan Jepang merosot 22,7%.

Toyota memprediksi penjualan mobil global sejak Juli sampai September hanya turun 15%, sekitar -5% dari Oktober sampai Desember dan mulai naik pada Januari-Maret 2021 sebesar 5%.

Sepanjang Januari-Juli 2020, Toyota sudah menjual 3.788.751 unit mobil baru. Angka itu turun 21,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara produksi mobil sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2020, Toyota sudah menggarap 4.719.924 unit, turun 26,1%.

Produksi mobil di Amerika dan China telah melampaui performa penjualan tahun sebelumnya. Toyota RAV4 dan Camry cukup kuat di China, dan model pikap, Camry serta Highlander Hybrid mendongkrak penjualan di Amerika. Penjualan domestik di Jepang juga sudah meng-cover 78% dari penjualan 2019.

Sumber : Detik oto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *