Agar DYNAsaurus Anda Sehat

Category: Perawatan Created on Thursday, 22 September 2011 Last Updated on Thursday, 06 October 2011 Published on Thursday, 22 September 2011 Written by Administrator

MESIN MENDADAK MATI

Mesin mendadak mati (kemungkinan penyebab, prosedur dan metode perbaikan).

  • Kemungkinan penyebab : Mesin tidak dapat hidup kembali.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Lakukan pengecekan, apakah mesin dapat start sesuai dengan prosedur, bila tidak dapat lakukan perbaikan cek kabel baterai, kabel negatif dan kabel positif.

  • Kemungkinan penyebab : Idle mesin kasar.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Bila idle mesin tidak stabil, idle mesin kasar, lakukan peyetelan idle ( putaran idle 600 ~ 700 ).

  • Kemungkinan penyebab : Kerusakan kerja selenoid pemutus bahan bakar.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Bila mesin berputar normal tetapi tidak mau hidup, petunjuk : tidak adanya suara kerja selenoid, juga akibat kendornya hubungan kelistrikan, lakukan pengecekan konektor sebelum melakukan perbaikan.

  • Kemungkinan penyebab : Tidak ada bahan bakar ke dalam pompa injeksi.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Lihat item no 3. (metode perbaikan kerusakan kerja selenoid ) dan cek sistem bahan bakar, saringan, kerja selenoid, cek kebocoran dalam sistem bahan bakar.


MESIN KURANG TENAGA


Mesin kurang tenaga (kemungkinan penyebab, prosedur dan metode perbaikan).

  • Kemungkinan penyebab : kesalahan penyetelan kabel Akselerator.
    Prosedur dan metode perbaikannya : cek pedal Akselerator bila ditekan sepenuhnya, cek tuas penyetelan bersinggungan dengan skrup penyetelan kecepatan maksimum. Bila tidak lakukan penyetelan.

  • Kemungkinan penyebab : Putaran maksimum kurang.
    Prosedur dan metode perbaikannya :Cek RPM maksimum :4.050 ~ 4.250 bila tidak sesuai lakukan penyetelan sesuai dengan spesifikasi.

  • Kemungkinan penyebab : Saringan bahan bakar tersumbat.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Lepas selang saluran bahan bakar dan langsungkan ke pompa injeksi, bila hasilnya baik berarti saringan tersumbat dan lakukan penggantian saringan bahan bakar.
  • Kemungkinan penyebab : Kesalahan timing injeksi.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Standart timing 1.31 ~ 1.37 mm, bila hasil kurang dari standar lakukan penyetelan seperti spesifikasi.
  • Kemungkinan penyebab : Kesalahan Nozel injeksi.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Cek tekanan nozel standart 180 ~ 210 Kg/cm2, bila tekanan nozel kurang dari spesifikasi lakukan penyetelan, sesuai dengan spesifikasi.
  • Kemungkinan penyebab : Kebocoran bahan bakar.
    Prosedur dan metode perbaikannya : Cek kebocoran bahan bakar, pada sambungan pompa injeksi, baut Kepala distributor pompa injeksi, serta katup delivery. Lakukan pengecekan sesuai spesifikasi.



Sumber:

Hits: 1537