Tips Jika Sistem Kaki-Kaki Rusak

Category: Mesin Created on Thursday, 22 September 2011 Last Updated on Thursday, 22 September 2011 Published on Thursday, 22 September 2011 Written by Administrator

Pada bagian bawah mobil terdapat banyak komponen dan umumnya dikelompokkan dalam empat sistem sesuai fungsinya.

Masing-masing sistem suspensi, rem, penggerak dan kemudi. Untuk tulisan pertama ini, dipilih sistem suspensi. Salah satu saja dari sistem suspensi ini bekerja tidak sempurna alias mengalami kerusakan, membuat mobil tidak nyaman. Inilah komponen-komponen dari bagian suspensi itu berikut cara memeriksanya.

  1. Per Ada dua jenis, yakni spiral atau di kalanngan mekanik populer disebut per keong. Satunya lagi, leaf (per daun). Keduanya punya tugas meredam guncangnan yang terjadi akibat kontur jalan yang dilalui kendaraan. Per model spiral lebih mengedepankan kenyamanan karena karakternya yang lembut. Sedang Leaf spring lebih mengutamakan kekuatan menahan beban. Pemeriksaan : Secara umum, peer memiliki usaia pakai yang lama. namun Anda dapat memeriksa dari kondisi luar per dan kerataan posisi kendaraan saat di permukaan jalan yang rata.
  2. Sokbreker Komponen ini berfungsi meredam ayunan yang berlebihan dari gerakan per. Dengan begitu, mobil jadi lebih stabil dan tidak terus berayun setelah melalui jalan bergelombang atau pada kecepatan tinggi. Peredam kejut yang beredar di pasaran onderdil banyak merek, tapi modelnya yang umum berisi oli. Kemudian juga ada versi gas dan nitrogen. Pemeriksaan : Untuk mengetahui kondisi masih bagus atau tidak, tekan bagian atas sepatbor (kalau depan dekat kap mesin), kalau ayunan lebih dari satu kali menandakan sokbreker sudah lemah. Bisa juga diuji dengan melewati gundukan. Untuk yang menggunakan oli, bisa dicermati adakah rembesan oli di sekitarnya. Bila ada, sokbreker wajib diganti.
  3. Bushing arm Komponen ini berfungsi menghubungkan lengan ayun (arm) dengan sasis agar tidak terjadi singgungan antar-logam. Karena itu, bushing menggunakan bahan karet. Semakin keras karet bahan yang digunakan, mobil terasa lebih rigid atau kaku. tak heran bila mobil balap kerap menggunakan bahan teflon atau polyurethane. Pemeriksaan: Untuk mendeteksi kerusakan, Anda akan mendengar suara berdecit akibat karet bushing sudah retak. Bila kerusakan sudah parah, tumbukan antara logam akan terdenngar dan gerak bebaskemudi lebih banyak, terutama saat melewati marka jalan.
  4. Batang Stabilizer Tugas utamanya, memberi tingkat kestabilan di kendaraan. Dengan membatasigerak suspensi, mobil akan stabil saat bermanuver cepat. itu sebabnya batang logam ini dilekatkan pada sasis dan menghubungkan dengan sisi roda. Pemeriksaan : Tak beda dengan per, stabilizer memiliki usia pakai yang panjang. Kerusakan yang kerap terjadi, hanya sebatas karet mounting peranti ini.

 

 

Sumber:

Hits: 12505