Periksa Lampu Rem Cegah Tabrakan Beruntun

User Rating: Rating StarRating StarRating StarRating StarRating Star / 1
PoorBest 

Tabrakan bisa dipicu banyak sebab. Hal sepele seperti lampu rem yang mati pun sanggup membuat kecelakaan beruntun dan fatal di jalan raya. Itu sebabnya, lampu rem termasuk bagian yang harus kita periksa sebelum menjalankan mobil. Pastikan komponen penting ini menyala terang dengan warna merahnya. Karena letaknya di belakang, kami sarankan Anda untuk menginjak-injak pedal rem dan melihat pantulan cahayanya untuk memastikan lampu rem berfungsi dengan baik.

Bagaimana jika kita baru tahu bahwa lampu rem mati tatkala kita sedang asyik nyetir mobil di jalan raya? Untuk meminimalisir kebingungan pengendara lain, atasilah masalah ini dengan menghidupkan lampu kecil. Paling tidak, mereka yang berada di belakang akan lebih aware dengan posisi mobil kita. Selain itu, sebaiknya juga lebih memperhatikan jarak aman berkendara serta jangan melakukan pengereman mendadak.

Begitu tiba di tempat, segera lakukan pemeriksaan. Ganti komponen-komponen yang memang sudah rusak. Pemeriksaan dapat dilakukan mulai dari luar. Jika lampu rem hanya mati satu, kemungkinan besar yang bermasalah adalah bohlam lampu yang mati tersebut. Buka mika dan ganti dengan bohlam yang baru.

Tetapi jika lampu rem mati kedua-duanya, kemungkinan besar sekring stop putus. Periksa saja sekring stop yang umumnya terletak di bawah setir. Posisi yang lebih pasti bisa dilihat di buku manual mobil. Copot dan lihat apakah ada bagian sekring yang terputus. Jika ya, solusi mengatasi lampu rem yang mati adalah dengan mengganti sekring rusak ini.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah warna. Modif dan tampil gaya boleh saja, tetapi jangan sampai berdampak buruk bagi keselamatan di jalanan. Misalnya, mengganti warna mika lampu 
dari merah ke putih atau bahkan hitam. Lantaran tidak standar, sedikit banyak pasti membingungkan pengendara yang berada di belakang. Bukan tak mungkin mereka terkecoh dan terjadilah tabrakan yang sangat tidak kita harapkan

 

Sumber:

Hits: 5572