Laba Toyota turun 39%

User Rating: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
PoorBest 

Produsen mobil terbesar dunia, Toyota, melaporkan keuntungan kuartalnya turun 39% setelah penjualan di Jepang melemah dan kurs yen menguat.

Keuntungan bersih Toyota tercatat 93,6 miliar yen (sekitar 1,1 miliar dollar) dalam masa tiga bulan hingga Desember 2010.

Satu tahun sebelumnya keuntungan Toyota mencapai 153,2 miliar yen.

Dua pesaing Toyota dari Jepang, Nissan dan Honda, juga terpukul oleh permintaan yang lesu di dalam negeri.

Namun, Toyota menghadapi masalah lain di pasar dunia setelah menarik jutaan unit mobil produknya di sejumlah negara akibat cacat produksi.

Meski pemasukan merosot, Toyota menaikkan prediksi keuntungan tahunan.

Raksasa industri otomotif tersebut juga menyatakan permintaan mobil di pasar internasional yang tengah tumbuh akan mengimbangi penurunan di pasar domestik Jepang dan pasar yang sudah jenuh.

Manajemen Toyota menaikkan prediksi besaran tahunan ke kisaran 550 miliar yen.

Tahun lalu, Toyota mengekspor lebih dari setengah juta kendaraan bermotor yang diproduksi di dalam Jepang.

Angka itu lebih besar dari jumlah mobil yang diekspor para pesaing utamanya dan itu berarti Jepang menghadapi risiko yang lebih besar dari fluktuasi pasar mata uang.

Presiden Toyota, Akio Toyoda, mengatakan yen perlu diperdagangkan dengan kurs minimum 90 yen per dollar Amerika untuk mempertahankan daya saing sektor manufaktur Jepang.

Yen kini diperdagangkan di kisaran 82 per dollar, dan itu lebih kuat dari kurs yang ditargetkan oleh Toyoda.

Hits: 2977