40 Tahun di Indonesia, Toyota Perkuat Program CSR “An Endless Journey of Seeding the Goodness”

User Rating: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
PoorBest 

Jakarta- Pada tanggal 12 April 2011 lalu, keluarga besar Toyota Indonesia merayakan 40 tahun operasional industrinya di Indonesia. Mengusung tema  “An Endless Journey of Seeding the Goodness”, Toyota menegaskan keberadaannya di Indonesia tidaklah semata-mata untuk kepentingan bisnis, tapi juga akan ingin  memberikan kontribusi bagi kemajuan sektor industri otomotif nasional dalam arti  luas, termasuk kegiatan yang bersifat sosial.

 

“Untuk itu selain terus menerus meningkatkan kualitas produk dan layanan, Toyota  juga akan lebih memperkuat program corporate social responsibility (CSR). Ini adalah wujud tanggung jawab dan terima kasih kami kepada bangsa ini,” kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM) merangkap Wakil Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), saat meresmikan Toyota Eco Island, di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, 19 April 2011.

Tema “An Endless Journey of Seeding the Goodness” sejalan dengan Toyota Global Vision yang diumumkan oleh Akio Toyoda Presiden Toyota Motor Corporation (TMC) di Tokyo, Jepang awal Maret lalu yang antara lain menegaskan komitmen Toyota akan keamanan kendaraan, kualitas, innovasi secara konstan, penghargaan terhadap bumi. Toyota Global Vision juga sejalan dengan pengalaman 40 tahun dalam perjalanan Toyota di Indonesia memberikan berbagai pengalaman dan menumbuhkan nilai-nilai yang sangat berharga.

“Komitmen memberikan yang terbaik kepada konsumen, dan memberikan keuntungan sosial atas keberadaan kita, merupakan modal utama untuk bisa memajukan perusahaan,” kata Johnny Darmawan.

Pembangunan Toyota Eco Island, adalah salah satu upaya Toyota memberikan keuntungan sosial kepada masyarakat. Bekerjasama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, TAM telah mengembangkan kawasan seluas 1,5 hektar dengan berbagai jenis pohon habitat asli daerah pantai.

“Sengaja kami memilih kawasan Taman Impian Jaya Ancol untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan pengalaman dekat dengan alam, baik sebagai sarana edukasi maupun rekreasi peduli lingkungan. Kami harapkan ini bisa memberikan inspirasi bagi semua,” tambahnya.

Dana pembangunan Toyota Eco Island ini berasal dari program Car for Tree yang digelar TAM selama periode  Juli-Desember 2010 lalu. Melalui program ini, TAM menyisihkan sebagian hasil penjualan setiap unit kendaraan pada periode tersebut dan mengalokasikannya untuk penanaman pohon. Boleh dikatakan, Toyota Eco Island ini adalah hasil dari program Car For Tree.

Program Car for Tree dan Toyota Eco Island ini adalah salah satu wujud kepedulian Toyota terhadap isu perubahan iklim, melalui ajakan untuk berpartisipasi aktif turut serta menjaga lingkungan.

“Pembangunan Toyota Eco Island juga tidak terlepas dari tujuan ini,” kata Johnny Darmawan.

Selain program CSR terkait lingkungan, Toyota juga menaruh perhatian terhadap dunia pendidikan. Salah satu program CSR pendidikan yang juga akan ditingkatkan ke depan ini antara lain adalah perluasan dan pengembangan Toyota Technical Education Program (T-TEP).

T-TEP, pada tahun 2011 ini akan diperluas dengan membuka 4 T-TEP lagi di daerah Pekanbaru, Makassar, Manado, dan Semarang. Dalam kesempatan kali ini, Toyota juga menyerahkan secara simbolis bantuan berupa masing-masing satu unit kendaraan untuk alat peraga bagi perwakilan T-TEP dari 2 SMKN 2 Manado dan SMKN 2 Pekanbaru.

Disamping mengandeng perguruan tinggi, para ahli dan LSM, dalam pelaksanaan program CSR Toyota juga melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Nasional. Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan, termasuk oleh instansi pemerintah, berbagai program tersebut cukup efektif.

Informasi

Toyota Technical Education Program (T-TEP)

T-TEP adalah upaya Toyota mendukung program link & match agar lulusan SMK yang ikut dalam program ini bisa lebih siap pakai, T-TEP dimulai sejak 1991, dan Sub T-TEP dimulai sejak tahun 2006. Toyota berperan dalam penyelarasan kurikulum, dukungan fasilitas pengajaran, pelatihan dan penyerapan tenaga kerja. Bahkan, bagi SMK yang sudah menyampai standar tertentu, Toyota akan memberikan sumbangan alat peraga baik dalam bentuk unit kendaraan, rangka dan mesin, termasuk peralatan body and repair.

Dalam rangka 40 tahun ini, PT Toyota Astra Motor akan meresmikan 4 T-TEP baru untuk area Pekanbaru, Manado, Makassar, dan Semarang, yang diwakili oleh perwakilan dari T-TEP SMKN 2 Pekanbaru dan SMKN 2 Manado.

Total T-TEP = General Repair (5), BoP (1)
Total Sub T-TEP = General Repair (49), BP (3)
Total T-TEP/Sub T-TEP School = 57 SMK

Toyota Car For Tree

Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Toyota terhadap lingkungan, dengan mengadakan penghijauan kembali untuk mengurangi emisi karbon yang mengakibatkan pemanasan global. Melalui program ini, Toyota menyisihkan sebagian dari keuntungan penjualan untuk menyediakan bibit pohon yang akan ditanam untuk penghijauan.

Pada periode pembelian yang berlangsung dari bulan Juli – Desember 2010, Toyota berhasil menyisihkan dana mencapai lebih dari 4 M.

Hits: 3993